Home Berita Pemkab Bengkulu Selatan Tambah 30.000 Penerima Jamkesda Terintergrasi BPJS

Pemkab Bengkulu Selatan Tambah 30.000 Penerima Jamkesda Terintergrasi BPJS

410
0
Foto : Herdi MC Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan – Pelaksana Tugas Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi resmi menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bengkulu terkait penambahan 30 ribu peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) terintegrasi BPJS Kesehatan.

Sebanyak 30 ribu peserta Jamkesda tambahan ini akan diberlakukan secara resmi mulai 1 Desember 2018.

Gusnan Mulyadi menyampaikan penambahan program ini bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan. Mengingat program jaminan kesehatan bagi masyarakat ini tidak kalah pentingnya dari pembangunan infrastruktur daerah.

“Sebelumnya baru 12 ribuan peserta Jamkesda yang dibiayai dari APBD Kabupaten. Sekarang kita tambah lagi 30 ribu. Sehingga totalnya ada 42 ribuan masyarakat Bengkulu Selatan yang jaminan kesehatannya dibiayai dari APBD Kabupaten,” tegas Gusnan Mulyadi usai penandatangan MoU dan Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional di halaman Kantor Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, Senin (12/11/2018).

Gusnan berkeinginan, program Jamkesda ini terus berkelanjutan hingga seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan seluruhnya bisa memperoleh jaminan kesehatan.

“Kita sudah anggarkan Rp4 milyar di tahun anggaran 2018. Butuh anggaran Rp12 Miliar agar semua masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan bisa tercover dalam program Jamkesda,” jelas Gusnan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mewujudkan program Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan bagi seluruh warga.

Menurut Rizki, Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Bengkulu yang fokus pada UHC.

“Kami sangat apresiasi kepada Pak Plt Bupati dan jajarannya. Setelah penandatangan MoU pada Bulan Maret lalu, hari ini kita melakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerrintah Daerah Bengkulu Selatan dan BPJS, nanti per 1 Desember, program ini sudah mulai berlaku,” jelas Rizki.

Terkhusus bagi masyarakat yang tercover dalam program Jamkesda, menurut Rizki, tidak perlu menunggu tempo 14 hari untuk pengaktifan kartu peserta. Dengan catatan nama warga yang berobat tersebut terdata sebagai peserta Jamkesda.

“Misalkan ada warga yang belum punya kartu, tapi terdata sebagai peserta Jamkesda, hari ini dia sakit dan dirawat di rumah sakit, hari itu juga bisa diurus kartunya dan bisa langsung berlaku. Tapi itu tadi, nama yang bersangkutan itu harus ada dalam data yang diserahkan ke BPJS. Makanya secepatnya kami minta data peserta yang 30 ribu ini, by name, by address dan by NIK,” pungkasnya. (MC Bengkulu Selatan)