Home Berita Upaya Pemerintah Daerah Bersihkan Sampah Masih Terkendala, Ini Penyebabnya.

Upaya Pemerintah Daerah Bersihkan Sampah Masih Terkendala, Ini Penyebabnya.

431
0

Bengkulu Selatan – Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Bengkulu Selatan saat ini gencar melakukan upaya kebersihan khususnya di dalam kota. Program kebersihan saat ini memang menjadi salah satu fokus yang digalakkan sesuai instruksi Plt Bupati Bengkulu Selatan.

“Kami rutin mengangkut sampah liar yang berada di jalan poros kota. Dulu sampah liar ini bisa sampai berton-ton jumlahnya. setelah dilakukan upaya pembersihan perlahan sudah mulai berkurang,” ujar Erwin Muchsin, Kepala Dinas DLHK Bengkulu Selatan saat dihubungi, Senin (19/11).

Sementara itu, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait sampah yang menumpuk di pasar tradisional Kutau, Erwin menyebut pihaknya sudah turun ke lapangan dan menanggulangi sampah-sampah di lokasi tersebut.

“Sudah kita bersihkan tumpukan sampah di pasar Kutau itu. Selanjutnya, truk pengangkut sampah akan rutin menjemput sampah pasar tesebut,” Tutur Erwin.

Selain itu pihaknya juga terus mengimbau kepada masyarakat supaya tidak lagi membuang sampah di lokasi itu supaya tidak berserakan.

Meskipun diakui kendala saat ini pihaknya masih terkendala perihal armada angkut dan kontainer sampah guna memaksimalkan kebersihan kota. Diketahui DLHK Bengkulu Selatan, saat ini memiliki 6 truk pengangkut sampah dan 2 kontainer sampah.

“Kondisi kendaraan atau truk pengangkut sampah ini sudah tua, masing masing sudah berusia sekitar 30 tahunan. Kami sedang mengupayakan penambahan armada angkut dan kontainer sampah. Idealnya truk pengangkut sampah itu ada tujuh yang siap beroperasi dan tambahan 10 kontainer sampah dari 6 unit yang ada saat ini,” ujarnya.

Pihaknya, juga mengupayakan penambahan kotak sampah yang akan diletakan di sejumlah titik di dalam kota.

“Yang paling penting itu adalah kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Kami pun siap mengangkut sampah rumah tangga yang tidak termasuk jalur angkut armada sampah,” pungkas Erwin. (MC Bengkulu Selatan)