Home Berita Petani Dibantu Mesin Panen, Pengering Padi dan Pemipil Jagung

Petani Dibantu Mesin Panen, Pengering Padi dan Pemipil Jagung

393
0

Bengkulu Selatan – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus berupaya untuk meningkatkan taraf ekonomi petani. Salah satunya melalui penyediaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Terbaru, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan akan segera menyediakan Mesin Panen padi (Combine Harvester), mesin pengering padi (vertical dryer) dan mesin pemipil jagung (Corn Sheller Mobile).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Sukarni melalui Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Trisman menyampaikan, dengan penggunaan mesin maka akan mempermudah pekerjaan petani dan menurunkan biaya produksi.

Dicontohkan Trisman, melaui combine harvester ini untuk panen padi seluas satu Hektar diperkirakan hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan uji coba di ataran sawah Kedurang Ulu di Keban Agung dan Pagar Bunga,” jelas Trisman.

Begitu pula dengan Corn Sheller, mesin ini langsung memanen jagung sekaligus memipil biji jagung.

“Mesin Corn Sheller ini sangat mempermudah, jagung langsung dipanen, kulitnya dikupas dan langsung dipipil. Pas keluar tinggal masuk karung. Dikeringkan,” beber Trisman.

Dirincikannya, untuk combine harvester (mesin panen padi) Bengkulu Selatan pada tahun ini menerima tujuh unit. Sedangkan Corn Sheller (pemipil jagung) sebanyak dua unit. Serta Vertikal Dryer (pengering padi) sebanyak tiga unit.

“Combine Harvester sudah tiba tiga unit, empat unit masih di perjalanan. Itu combine yang besar ya. Corn Sheller semuanya sudah tiba, sedangkan vertikal dryer semuanya masih dalam perjalanan,” imbuh Trisman.

Untuk Combiner Harvester dan Corn Sheller saat ini akan dijadikan brigade alsintan.

“Berhubung belum ada petunjuk untuk teknis pembagiannya maka akan dijadikan brigade alsintan dulu. Bagi masyarakat yang memerlukan dan ingin menggunakan alat ini silahkan hubungi PPL atau PPK atau bisa langsung ke Dinas Pertanian. Silahkan dipakai, siapkan saja minyaknya,” urai Trisman.

Sedangkan untuk Vertical Dryer, sambung Trisman, akan diperuntukkan untuk tiga desa di Kecamatan Seginim dan Air Nipis. Yakni di Desa Sukarami, Tanjung Menang dan Muara Pulutan.

“Mesin pengering padi ini kan besar, kapasitasnya bisa untuk 10 Ton. Makanya kami prioritaskan dulu untuk Seginim dan Air Nipis,” imbuhnya.

Trisman mengimbau kepada petani agar memanfaatkan mesin dan teknologi yang ada.

“Pemerintah daerah terus berupaya agar petani kita ini merasa terbantu, mulai dari persiapan tanam, penanaman hingga pasca panen. Mesin tanam, tracktor dan pasca panen semua disiapkan,” pungkas Trisman. (MC Bengkulu Selatan)