Home Berita Tingkatkan Pelayanan Transportasi Publik, Dua Bus Sekolah Diperbaiki

Tingkatkan Pelayanan Transportasi Publik, Dua Bus Sekolah Diperbaiki

364
0
Ilustrasi

Bengkulu Selatan – Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Selatan melakukan perbaikan terhadap dua unit bus sekolah yang akan dioperasikan sebagai kendaraan sekolah terintegrasi layanan transportasi umum tahun 2019.

Kepala Dinas Perhubungan Bengkulu Selatan, M. Suhadi ST mengatakan, perbaikan dilakukan guna memastikan dua bus tersebut laik jalan saat kembali dioperasikan pada awal tahun mendatang.

“Perawatan pada dasarnya terus kami lakukan. Nah, untuk depan kita anggarkan untuk perawatan secara menyeluruh. Supaya nanti saat beroperasi benar-benar dalam kondisi baik. Kalau langsung diterjunkan tanpa melakukan pengecekan dan perbaikan khawatir nanti terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” terang Suhadi.

Dikatakan Suhadi, pihaknya menggarkan dana sebesar Rp100 juta lebih yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2019, untuk digunakan untuk perbaikan dan biaya operasional bus sekolah.

“Anggaran itu juga digunakan untuk bahan bakar dan honorarium pramudi dan kondekturnya,” terang Suhadi.

Dia mengaku pengusulan anggaran tersebut mendapat respon positif dari pihak legislatif. Sehingga program bus sekolah yang terintegrasi dengan layanan transportasi masyarakat umum dapat direalisasikan.

“Dipastikan tahun 2019 mendatang empat bus sekolah beroperasi sebagai sarana transportasi pelajar yang juga terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat,” pungkas Suhadi.

Tuai Dukungan Masyarakat

Dukungan terhadap keberadaan bus sekolah juga di sampaikan Armanuddin Durhan, Ketua Dewan Pendidikan Bengkulu Selatan. Menurutnya, banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh pelajar dan masyarakat jika bus sekolah dioperasikan lagi.

“Amat membantu kami dalam mengurangi biaya transportasi dan juga kecelakaan lalu lintas. Para orangtua tak was-was lagi yabg terpaksa melepas anaknya ke sekolah menggunakan kendaraan bermotor. Cukup mengantarnya ke titik pemberhentian,” jelasnya.

Ditambahkannya, banyak sisi positif keberadaan bus sekolah. Anak-anak usia sekolah, rata-rata masih dibawah umur dan tak dibenarkan membawa kendaraam sendiri. Namun para orangtua terpaksa melepas anaknya berkendara lantaran minimnya sarana transportasi umum.

Dengan adanya bus sekolah ini mereka tak punya alasan lagi untuk membawa kendaraan bermotor karena sudah ada angkutan massal yang akan mengantar ke sekolahnya.

“Operasional bus sekolah otomatis juga mengurangi pemakaian sepeda motor bagi siswa yang belum cukup umur. Mengurangi angka kecelakaan, serta mengurangi volume kendaraan bermotor di jalan raya. Amat bagus,” pungkasnya. (MC Bengkulu Selatan)