Home Berita Dinas Pertanian Bentuk Tim Layanan Kesehatan Hewan Ternak

Dinas Pertanian Bentuk Tim Layanan Kesehatan Hewan Ternak

47
0
ilustrasi/net

Bengkulu Selatan – Guna mendeteksi dini terjadinya wabah penyakit terhadap hewan ternak di Bengkulu Selatan. Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan telah membentuk Tim Pelayanan Kesehatan Hewan Kabupaten. Tim tersebut dibentuk untuk membantu 9 tenaga penyuluh peternakan Dinas Pertanian di Bengkulu Selatan dalam menjalankan tugas masing-masing.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Sukarni Dunip SP didampingi Kabid Peternakan, Inbima Kasiri SPt mengatakan, Tim Pelayanan Kesehatan Hewan Kabupaten berjumlah enam orang. Dimana tim Pelayanan Kesehatan Hewan Kabupaten tersebut terdiri dari para petugas kesehatan hewan yang profesional.

“Empat diantaranya itu adalah dokter hewan yang bertugas di Dinas Pertanian. Sementara dua lagi itu bertugas sebagai koordinator dan pengawas kinerja Tim Pelayanan Kesehatan Hewan,” ujarnya.

Dikatakan Sukarni, dibentuknya tim tersebut fungsinya untuk menyelesaikan masalah – masalah yang dialami ternak. Mereka, kata Sukarni, membantu para tenaga penyuluh peternakan dalam menyelesaikan atau mengantisipasi terjadinya masalah ternak bagi para peternak.

Para petugas tersebut, lanjut Sukarni, diharapkan bisa mengantisipasi adanya kejadian luar biasa yang dialami ternak. Kalaupun nantinya itu sampai terjadi maka merekalah yang membantu para tenaga penyuluh lapangan. Sebab untuk penanganan kasus – kasus hewan dibutuhkan tenaga ahli seperti dokter hewan.

“Seperti kasus penyakit sapi jembrana beberapa waktu lalu. Nah, dengan adanya tim ini diharapkan kejadian serupa tidak lagi terjadi di Bengkulu Selatan ini,” ungkap Sukarni.

Selain itu, lanjut Sukarni, mereka juga diminta turut serta mensukseskan program-program yang digalakan pemerintah. Salah satunya yakni program vaksinasi massal hewan pembawa rabies. Nantinya, tim tersebut dapat difungsikan.

“Dengan adanya tim ini saya meyakini masalah – masalah hewan ternak yang ada dapat teratasi dan diantisipasi sejak dini. Dengan begitu tentu saja dapat meningkatkan produksi ternak. Kalau begitu pastinya meningkatkan taraf hidup para peternak,” demikian Sukarni. (MC Bengkulu Selatan)