Home Berita Gusnan Jadi Inspektur Upacara Hari Bela Negara ke-70

Gusnan Jadi Inspektur Upacara Hari Bela Negara ke-70

136
0
Plt Bupati BS, Gusnan Mulyadi, saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Bela Negara (Herdi/MC Bengkulu Selatan)

Bengkulu Selatan – Pelaksana tugas Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi memimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-70 di halaman Gedung Pemerintah Daerah, Padang Panjang, Rabu (19/12/2018).

Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bela Negara. Gusnan lalu membacakan amanat bela negara dari Menteri Bidang Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia.

“Hari Bela Negara ini dicanangkan untuk menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya bela negara, tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, tapi harus dilakukan melalui beragam upaya dan kemampuan,” ujar Gusnan.

Dalam kesempatan itu juga Gusnan menyampaikan bahwa negara Indonesia juga membutuhkan kemajuan dari setiap banyak permasalahan yang di alami oleh masyarakat. setiap pendidikan selalu berkembang untuk mengetahui cara membela negara yang baik, dan bela negara diperlukan untuk meneruskan dari ketertiban dan kewajiban dari pendidikan tersebut.

“Revolusi industri 4.0 adalah salah satu manifestasi tentang bagaimana memaknai bela negara, khususnya untuk generasi penerus atau milenial,” tutur Gusnan.

Banyaknya terjadi pelanggaran di Indonesia dari banyaknya masyarakat, masih belum tertib dari peraturan yang sudah ada, perlu dipelajari dari tata tertib untuk memahami aturan tersebut. Indonesia sudah di tempat era Industri 4.0, yang antara lain ditandai dengan serba digitalisasi dan otomasi.

Namun, belum semua elemen masyarakat menyadari konsekuensi logis atau dampak dari perubahan yang ditimbulkannya dari modern. Setiap Pendidkan selalu berusaha untuk menjadi negara yang baik untuk Era Revolusi Industri yang akan datang. cara berpakaian zaman Generasi Milenial belum teratur dari masyarakat Indonesia, dan perlu mempelajari cara berpakaian yang baik dan teratur.

“Oleh sebab itu, jadikanlah peringatan Hari Bela Negara ini sebagai momentum untuk upgrade kemampuan menuju era digitalisasi,” pungkas Gusnan. (MC Bengkulu Selatan)