Home Berita Bengkulu Selatan Ciptakan Batik Khas Daerah

Bengkulu Selatan Ciptakan Batik Khas Daerah

163
0

Jogjakarta – Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, bersiap meumbuhkan sentra kerajinan baru. Batik khas daerah menjadi pilihan yang akan diciptakan sebagai produk karya daerah.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Balai Besar Kerajinan Dan Batik Kementerian Perindustrian RI, di Hotel Gaia, Jogjakarta, Selasa (26/2/2019).

“Hari ini kita menjalin kesepakatan dengan BBKB untuk kerjasama pelatihan pengembangan batik berbasis kearifan lokal,” kata Gusnan usai acara penandatangan MoU.

Dijelaskan Gusnan, tujuan kerjasama ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menghidupkan sentra industri kecil menengah daerah. Tahap awal akan dikirim beberapa peserta dari daerah untuk training membatik di pusat pelatihan Jogjakarta.

“Untuk target jangka panjang kita tentu ingin ada sebuah kegiatan baru di tengah masyarakat, seperti kerajinan batik ini, dengan motif yang memiliki nilai kearifan lokal atau ethnic,” jelas Gusnan.

Sementara itu, Ir. Titik Purwati, Kepala Balai Besar Kerajinan Dan Batik mengaku mengapresiasi inisiatif beberapa daerah yang menjalin MoU pengembangan batik daerah, termasuk kabupaten Bengkulu Selatan.

“Batik saat ini bukan hanya soal khas budaya daerah, melainkan sebuah produk yang bernilai ekonomis, dan saat ini telah menembus pasar internasional. Tahun 2018 sudah ratusan milyar yang diperoleh negara hasil dari eksport kerajinan dan batik,” ungkap Titik.

Lebih lanjut, Titik menilai, dengan luasan wilayah dan keberagaman kerarifan lokal yang dimiliki Indonesia sangat memungkinkan batik menjadi produk unggalan yang dimiliki oleh masing daerah.

Turut hadir dalam penadatanganan MoU kerjasama batik yakni Jonior Hafiz Kepala Dinas Bappeda, Herman Sunarya Kepala Disperndigakop dan Ny. Nurmalena Gusnan selaku Ketua TP PKK Kabupaten Bengkulu Selatan. (MC Bengkulu Selatan)