Home Berita Lobi Bantuan Rehab Rekon Pasca Bencana, Bupati dan Gubernur Ekspose ke BNPB

Lobi Bantuan Rehab Rekon Pasca Bencana, Bupati dan Gubernur Ekspose ke BNPB

93
0

Bengkulu Selatan РPemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus berupaya melakukan menarik anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang menimpa Bengkulu Selatan beberapa waktu lalu. Jika sebelumnya Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi melobi tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat kunjungan ke Bengkulu Selatan, kali ini giliran Bupati dan Gubernur melakukan ekspose pasca bencana ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Selasa (25/6/2019).

“Semoga BNPB bisa membantu Rehab Rekon pasca bencana Provinsi Bengkulu, khususnya Bengkulu Selatan,” jelas Gusnan usai mendampingi ekspose pasca bencana bersama Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Sebelumnya, pada Kamis (20/6/2019) tim dari BNPB Pusat yang dipimpin Liaison Officer (LO) BNPB Pusat untuk Provinsi Bengkulu, Kolonel Arh Bambang Suartono melakukan kunjungan ke Bengkulu Selatan untuk mengunjungi beberapa daerah terdampak bencana.

Pada kesempatan tersebut, LO BNPB memberi sinyal akan mengucurkan anggaran untuk bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana untuk Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan bapak-bapak dari BNPB. Bengkulu Selatan memang sangat membutuhkan bantuan untuk rehabilitasi dan rekonsiliasi pasca bencana,” jelas Gusnan di hadapan LO BNPB pekan lalu.

Diantaranya, sambung Gusnan Jembatan di Air Tenam sangat dibutuhkan dan mendesak. Lantaran jembatan tersebut merupakan akses jalur membawa hasil pertanian. Lebih-lebih, sekitar satu bulan setengah ke depan akan memasuki musim durian. Yang mana jembatan tersebut menjadi akses transportasi untuk mengangkut hasil panen durian.

“Jembatan Air Manna di Batu Kuning itu banyak sedimentasi, di Pasar Bawah, irigasi, jembatan di Seginim dan masih banyak lagi. Termasuk kondisi tambatan perahu dan keluar masuk perahu nelayan pasar bawah yang banyak sedimentasi dan kerusakan. Mohon kiranya agar bapak-bapak dari BNPB bisa merekomendasikan hal ini kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan,” harap Gusnan. (MC Bengkulu Selatan)