Home Berita Kandangkan Ternak, Wujud Mendukung Desa Mandiri Pangan

Kandangkan Ternak, Wujud Mendukung Desa Mandiri Pangan

62
0

BENGKULU SELATAN – Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar rapat kelompok kerja sistem kewaspadaan pangan dan gizi serta desa mandiri pangan, Selasa (10/9/2019).

Dalam rapat yang digelar di Aula Pertemuan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan ini mengemuka bahwa kebiasaan masyarakat membiarkab ternak berkeliaran dapat menghambat ketahanan pangan. Sehingga, dipandang perlu merubah pola beternak, dari ternak liar menjadi ternak yang dikandangkan.

Assisten II Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan, Novman Ahmad Ali menyampaikan, bagaimana masyarakat mau memanfaatkan pekarangan rumah dengan sayuran dan buah-buahan jika ternak masih dibiarkan berkeliaraan.

Padahal, menurut Novman, ketahanan pangan sama pentingnya dengan ketahanan negara.

“Kita mengajak kepada masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah dan sayur ini penting untuk asupan gizi. Salah satu kendala bersama yang kita hadapi yakni ternak liar,” jelas Novman.

Ditambahkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Selatan, Iskandar Az, bahwa setiap hari kebutuhan sayuran di Bengkulu Selatan yang didatangkan dari Pagar Alam mencapai 7 Ton per hari. Sebenarnya, menurut Iskandar, ini bisa diminimalisir jika masyarakat sudah memanfaatkan perkarangan untuk menanam sayur dan buah.

“Kini kita lihat, setiap pagi masyarakat kita di desa-desa setiap pagi dan sore menunggu jualan sayur datang, sementara pekarangan rumah sangat luas, miris kita melihatnya. Coba kalau ternak dikandangkan, bisa jadi akan lebih banyak kita lihat pekarangan yang hijau dengan tanaman buah dan sayur,” demikian Iskandar. (MC Bengkulu Selatan)