Home Berita Meski Iuran BPJS Naik, Program Jamkesda Pemkab Bengkulu Selatan Berlanjut

Meski Iuran BPJS Naik, Program Jamkesda Pemkab Bengkulu Selatan Berlanjut

101
0
ilustrasi

Bengkulu Selatan – Pemerintah Pusat resmi menaikkan tarif iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Meski ada kenaikan iuran BPJS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan tetap akan melanjutkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Pemkab Bengkulu Selatan tetap akan mengakomodir anggaran untuk program Jamkesda yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan beserta anggaran kenaikan iuran pada tahun 2020 mendatang.

Kabag Pembangunan Pemkab Bengkulu Selatan, Fikry Aljauhary, menyampaikan kenaikan iuran BPJS telah dimasukkan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD Kabupaten Bengkulu Selatan tahun anggaran 2020.

“Komitmen Pemkab Bengkulu Selatan untuk mengcover Universal Health Coverage tetap berjalan di 2020. Walaupun ditengarai akan ada kenaikan premi BPJS Kesehatan untuk PBI dari Rp 23 ribu menjadi Rp 42 ribu,” jelas Fikry.

Saat ini, menurut Fikry, Pemkab Bengkulu Selatan mengcover 42.478 jiwa dari program Jamkesda. Dengan kenaikan iuran BPJS tersebut maka akan peningkatan anggaran dari Rp 11,7 Miliar menjadi Rp 21,4 Miliar.

Menurut Fikry, pada tahun 2020 tidak akan ada pengurangan kuota penerima manfaat Jamkesda.

Sementara itu, Kepala BPJS Bengkulu Selatan, Dudy Andrioko membenarkan akan ada kenaikan premi BPJS untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Rp 23 ribu menjadi Rp 42 ribu.

“Per Januari naik, untuk program Jamkesda Pemkab dan BPJS sudah saling berkoordinasi,” demikian Dudy Andrioko. (MC Bengkulu Selatan)