Home Berita RSUD Manna Bersiap Menuju Pelayanan Online, 2020 Pasien Bisa Daftar Lewat HP

RSUD Manna Bersiap Menuju Pelayanan Online, 2020 Pasien Bisa Daftar Lewat HP

Ilustrasi

433
0

Bengkulu Selatan – Di bawah kepemimpinan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasanuddin Damrah Manna terus berbenah. Saat ini, RSUD Manna ini tengah bersiap untuk menerapkan pelayanan secara online. Diantaranya melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS). Ke depannya, RSUD Manna ke depannya juga akan meberapkan sistem pendaftaran online bagi pasien.

Direktur RSUD Hasanuddin Damrah Manna, dr. Emrusmadi, Sp.B menargetkan pada pertengahan Desember 2019 mendatang, SIM RS di Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah Manna akan mulai diterapkan. Menurut dr Emrusmadi, melalui SIM RS, nantinya semua pelayanan dan administrasi dilakukan secara terkomputerisasi dan terkoneksi secara online.

“Manfaatnya, bagi pasien mereka akan lebih mudah mengakses pelayanan di rumah sakit. Jika selama ini keluarga pasien direpotkan dengan kertas resep untuk mengambil obat, sekarang tidak usah lagi pakai kertas resep. Pasien nanti tidak dibebankan lagi ulu ilir membawa kertas untuk mengambil obat di apotek rumah sakit,” jelasnya.

Contoh lainnya, bagi pasien yang membutuhkan layanan rontgen, hasil dari rontgen di bagian radiologi akan langsung terkoneksi ke komputer di layanan perawatan. Sehingga pasien tidak perlu menunggu dan mengambil hasil rontgen secara manual. Selain memudahkan pasien, dengan sistem ini, nantinya bisa mengurangi beban biaya rontgen termasuk biaya habis pakai seperti ATK.

Termasuk untuk pembayaran di kasir, jika selama ini perlu membawa banyak dokumen, dengan diberlakukannya SIM RS nantinya, pasien tidak perlu repot lagi, karena semuanya sudah terkoneksi di komputer.

Selain bagi pasien, SIM RS juga sangat bermanfaat bagi internal manajemen RSUD Manna. Seperti meningkatkan efisiensi dan efektivitas, terintegrasi dengan semua bagian secara otomatis, memudahkan proses penganggaran (budgeting), memudahkan penghitungan stok obat dan alat kesehatan serta memudahkan penyusunan laporan kinerja dan keuangan.

“Saat ini sosialisasi dan pelatihan terus dilakukan secara simultan, begitu juga dengan pemasangan jaringan terus berjalan. Ditargetkan untuk SIM RS ini akan mulai diterapkan di tahun ini,” jelas Emrusmadi, optimis.

Berbeda dengan SIM RS yang ditargetkan akan mulai diberlakukan pada pertengahan Desember tahun ini, Rumah Sakit Umum Daerah Manna menargetkan baru akan menerapkan sistem pendaftaran online bagi pasien pada tahun 2020 mendatang.
Direktur Rumah Sakit menjelaskan, dengan pola pendaftaran online nantinya pasien bisa mendaftar dan mengakses pelayanan rumah sakit melalui Hand Phone (HP).

“Insya Allah kalau memang SIM RS tahun ini sudah bisa dijalankan, tahun depan kita akan mulai membuat aplikasi, supaya bisa pendaftaran akses informasi rumah sakit bisa secara online. Sehingga masyarakat bisa mengakses rumah sakit dari HP. Mereka mau mendaftar bisa melalui HP, pasien juga mengkases jumlah kamar rumah sakit yang tersedia, dokter yang dituju ada atau tidak, dan lain sebagainya,” jelas Emrusmadi. (MC Bengkulu Selatan)