Home Berita Bupati Ingatkan Pengendara Patuhi Aturan Lalu Lintas

Bupati Ingatkan Pengendara Patuhi Aturan Lalu Lintas

256
0

Bengkulu Selatan – Dalam rangka terciptanya kondisi Kamseltibcar Lantas dan pengamanan Idul Adha 1441 Hijiriah di tengah mewabahnya Covid – 19 pada masa adaptasi kebiasaan baru atau New Normal.

Polres Bengkulu Selatan menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Nala 2020 di halaman Mapolres Bengkulu Selatan, Kamis (23/7/2020).

Apel tersebut dihadiri Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Deddy Nata SIK beserta jajarannya, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, Dandim 0408 BS-Kaur yang diwakili Kasdim Mayor Arm Deddy Hermawansyah, S.Pd.

“Dengan digelarnya apel gelar pasuka Operasi Patuh Nala 2020 ini artinya seluruh pengendara baik itu roda dua atau roda empat wajib mematuhi peraturan lalu lintas. Itu untuk kebaikan diri sendiri. Saya harap seluruh pengendara kendaraan bermotor di Bengkulu Selatan ini mematuhi aturan lalu lintas,” kata Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi usai kegiatan apel gelar pasukan Operasi Patuh Nala.

Ditambahkannya, mematuhi peraturan lalu lintas bukan hanya dilakukan selama dilaksanakannya Operasi Patuh Nala 2020 ini. Namun, wajib dilaksanakan setiap mengendarai kendaraan bermotor kemanapun. Dan para orangtua tidak membiarkan anak – anaknya yang belum memenuhi syarat memakai kendaraan bermotor bebas berkendaraa.

“Sayangi diri anda dan keluarga, lengkapi kendaraan dan perlindungan seperti helm memakai sabuk pengaman saat berkendaraa. Dan jangan biarkan anak – anak yang belum cukup umur bebas berkendaraa,” pesan Bupati.

Sementara itu Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Deddy Nata SIK mengatakan, Operasi Patuh Nala adalah untuk menekan terjadinya angka kecelakan lalu lintas. Adapun sasaranya adalah para pengendara roda dua dan roda empat yang berpotensi melakukan pelanggaran seperti tidak memakai helm standar, mengendarai dalam keadaan mabuk, berkendara melawan arus, dan tidak penggunaan sabuk pengaman atau safety belt, berkendara melebihi kecepatan, pengendara yang masih di bawah umur, menggunakan telepon seluler saat berkendara, dan kendaraan menggunakan strobo atau rotator atau sirine.

“Di sisi lain kita juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas karena dengan data yang ada, adanya kecelakaan berawal dari adanya pelanggaran, kurangnya kesadaran, dan pengendara tidak taat pada peraturan berlalu lintas,” ujarnya di hadapan peserta apel. (MC Bengkulu Selatan)